tugas Psikologi Komunikasi smester 1

TUGAS 5 PSIKOLOGI KOMUNIKASI



KELOMPOK
                        NAMA                                                                        NIM
·         Firman Hanafi                                              41140103
·         Widodo Amuaya                                          41140045
·         Shella Anggreini                                          41140246
·         Siti Alvima Nabila                                        41140255
·         M. Ihsan Fakhruzzaman                            41140033
·         Retna Yunelda                                             41140172


Akademik Komunikasi
                                                    Jurusan Public Relations 
Angkatan 201

v  Kelompok Primery Group : Hubungan antar keluarga,teman-teman sepermainan yang lebih akrab,lebih pribadi dan lebih menyentuh hati.
Contoh :
1.Kelompok ini terbentuk karena adanya saling kebersamaan dan selalu memberi
            semangat  sehingga munculnya sebuah persahabatan.
2. Kelompok ini terjadi karena adanya rasa tanggung jawab dan kasih sayang antara orang
            tua kepada anaknya.

v  Kelompok Secondary Group : Hubungan antar anggota yang tidak begitu terlalu dekat,tidak akrab,impersonal dan tidak menyentuh hati.
Contoh :
1.      Kelompok ini terjadi karena adanya transaksi jual beli antara pedagang dan konsumen yang sering terjadi di pasar.
2.      Hubungan seorang manager dengan karyawannya agar memastikan karyawannya bekerja dengan baik sehingga perusahaan berjalan dengan lancar.

v  Kelompok In Group :Merupakan keompok dalam, bisa merupakan kelompok primer atau sekunder.
Contoh :
1.      Mahasiswa akan mengatakan bahwa kelasnya itu “kelas kami” berarti ia akan beranggapan
          bahwa itu adalah kelasnya sehingga memiliki rasa saling memiliki.
2.      Seseorang yang menyukai fotografi akan bergabung dengan kelompok yang menyukai hal yang sama tersebut sehingga orang tersebut merasa cocok dan melakukan apa yang kelompok itu lakukan serta membuat ciri khas tersendiri dalam kelompoknya.

v  Kelompok Out Group : Kelompok mereka yang merupakan kelompok luar.
Contoh :
1.      Saat di kampus,kami sesama mahasiswa BSI namun saat di kelas ,kami akan berkata “ kami jurusan Public Relations dan mereka jurusan Informatika”.
2.      Seseorang yang menyukai musik pop akan bergabung dengan yang menyukai musik pop dan menganggap orang yang menyukai musik metal itu bukan bagian dari mereka. Meskipun sama-sama pecinta musik.

v  Kelompok Keanggotaan : Kelompok dimana individu menjadi anggotanya.
Contoh :
1.      Seseorang ibu yang mempunyai keterampilan tangan kemudian dikumpulkan ibu-ibu yang mempunyai keterampilan serupa untuk menjadi anggota organisasi PKK.
2.      Salah satu orang yang pecinta sepeda kemudian berkumpul dengan orang-orang yang menyukai bersepeda untuk menjadi anggota komunitas tersebut.








v  Kelompok Rujukan :Kelompok yang digunakan sebagai alat ukur (standar) untuk menilai diri sendiri atau membentuk sikap.

1        Rujukan positif (+)
Saya salah satu anggota dari kelompok diskusi yang kami namai VISANDOREFILA , mereka termasuk orang-orang yang rajin dan lumayan cerdas.Namun saya bukan orang yang cukup rajin dalam hal tentang tugas.Dengan seringnya berkumpul dengan mereka membuat saya harus berusaha mengikuti mereka untuk rajin mengerjakan tugas dan semakin mengerti tentang rugas yang kami kerjakan.

2        Rujukan negatif (-)
Saya mempunyai kelompok di tempat kerja ,dimana kelompok tersebut banyak berdampak negatif terhadap saya terutama dari hal keuangan.Setiap kali kami berkumpul selalu mencari tempat makan yang menurut saya mahal dan buang-buang uang tetapi menurut mereka hal itu sangat wajar. Kelompok ini membuat saya menjadi boros dalam hal keuangan.

v  Kelompok Deskriptif : Klasifikasi kelompok dengan melihat proses pembentukannya secara alamiah.
Contoh :
1.      Kelompok Remaja masjid
Kelompok ini terbentuk alamiah karena hanya karena remaja Islam yang benar-benar ingin menjadikan dakwah melalui kegiatan seperti mentoring ,dakwah dan lain-lain.

2.      Kelompok Pahlwan Yatim
Anggota dari kampus ini adalah orang yang peduli dengan anak-anak yatim yang tidak mampu.


v  Kelompok Peskriftif: Klasifikasi kelompok menurut langkah-langkah rasional yang harus dilewati oleh anggota kelompok untuk mencapai tujuannya.
       Contoh :
1.      Dalam OSIS pada dasarnya harus mempunyai struktur-struktur organisasi sehingga OSIS dapat mejalankan visi dan misi dengan baik, agar dapat berjalan dengan baik dalam organisasi ini kita harus memiliki ketua. Dalam memilih ketua harus di adakannya LDKS dimana calon ketua OSIS di berikan pelatihan-pelatihan kepemimpinan. Dalam suatu organisasi ini.

2.      Sebelum menjadi seorang paskibra ,merka akan mengikuti beberapa kegiatan seperti Lasatwil (Latihan Satuan Wilayah) diadakan di setiap Kecamatan,diteruskan dengan Latsawilgab (Latihan Satuan Wilayah Gabungan) diadakan per zona wilayah yaitu zona wilayah timur ,tengah dan barat.Kemudian mereka harus mengikuti Latihan Gabungan yang diadakan di alun-alun kota.Kemudian mereka harus mengikuti seleksi pemilihan Paskibraka Nasional Provinsi kota atau Kabupaten,Kecamatan dan Sekolah. Dari kriteria seleksi itu mereka akan ditempatkan sesuai kriteria-kriteria nya.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

makalah komunikasi Skill

Playground murah ditangerang